WelComE =)

♥ It AboUT sIMPLE Life To sHARE wITH oTHERS pEOPLe ♥♥♥♥♥

Thursday, 12 September 2013

TAnDA reZEkI itU berKAt

KEBERKATAN rezeki adalah antara perkara utama yang mesti dititikberatkan dalam hidup. Rezeki bukan sekadar wang, harta, makanan dan minuman. Sebaliknya jodoh, anak, pangkat, nama baik, kedudukan dan sebagainya juga boleh disebut sebagai rezeki. Namun dalam artikel kali ini saya merujuk rezeki kepada pendapatan yang kita perolehi sama ada dengan bekerja sendiri, mengambil upah atau makan gaji. Rezeki yang dicari dan diusahakan itu pula dibawa pulang ke rumah untuk diberi makan anak isteri. Ada orang memandang ringan akan isu keberkatan rezeki ini. Pada mereka ia hanya isu kecil yang tidak perlu diperbesarkan. Mereka ini tidak sedar wujudnya kaitan langsung antara keberkatan rezeki dengan nasib, kualiti perhubungan, kejayaan anak-anak, dan segala aspek kehidupan..
Ada beberapa sebab yang boleh menyebabkan rezeki tidak berkat. Pertama, kerana ia jelas datang dari sumber pendapatan yang haram seperti berjudi, rasuah, mencuri, menipu, nombor ekor, pelaburan haram dan seumpamanya. Namun, ada yang tidak menyedari bahawa secara halus rezeki itu boleh hilang keberkatan apabila kita yang dibayar upah atau digajikan untuk melakukan sesuatu pekerjaan, atau memikul sesuatu tugasan tetapi tidak melakukannya dengan bersungguh-sungguh. Sebaliknya apa yang berlaku ialah pelbagai masalah di tempat kerja seperti curi tulang, datang lewat, malas, kerja tidak mencapai kualiti, melakukan kerja lain sewaktu dalam masa bekerja, main-main, dengki, irihati dan seumpamanya.
Oleh itu eloklah dalam artikel kali ini kita lihat apakah antara tanda-tanda keberkatan rezeki bagi membolehkan kita sama-sama melakukan audit diri atau muhasabah.

Hati semakin dekat dengan Allah dan Jiwa Tenang
Tanda-tanda yang pertama bahawa rezeki itu berkat ialah hati semakin dekat dengan Allah. Kita bukan sahaja menjaga solat lima waktu sebaliknya ditambah dengan amalan-amalan sunat. Mulut juga sentiasa berzikir dan suka pula membaca dan menelaah al-Quran.

Pemurah
Kita mudah untuk memberi sedekah dan menunaikan zakat.

Jauh daripada kejahatan manusia dan bala
Kalau kita datang lambat, malas, kerja tidak bersungguh-sungguh, hasil kerja tidak berkualiti dan sebagainya, majikan akan menegur, menasihati dan mungkin mengambil tindakan. Namun, gaji penuh tetap diberikan. Majikan tidak pernah mengaudit gaji kita. Misalnya, katalah gaji kita ialah RM1500 sebulan. Disebabkan kita malas maka majikan bayar RM1200 sahaja. Sebabnya, RM300 ringgit itu dipotong atas sikap malas kita itu. Sebaliknya, apabila kita malas, majikan tidak pernah memotong gaji bulanan kita. Namun, kita lupa bahawa Allah menjalankan auditnya. Maka Allah tarik sebahagian rezeki itu dengan pelbagai ujian dan masalah dalam hidup yang datang bertimpa-timpa seolah-olah kita memang bernasib malang. Bulan ini telefon bimbit hilang, bulan depan kereta pula dipecah orang. Kalau begitulah keadaannya maka eloklah kita audit gaji yang diterima setiap bulan sebab bimbang kalau-kalau itulah punca kepada segala masalah tersebut.

Keluarga harmoni dan anak-anak cemerlang
Sentiasa merasa cukup dan syukur

SEbaGai REnUNGan

renungilah kata Imam Ghazali rhm: “Pertama telah kupandang makhluk yang banyak ini. Maka aku saksikanlah bahawa, tiap-tiap mereka mempunyai kekasih dan kecintaan tempat hatinya tertambat. Sebahagian daripada kekasih itu hanya mendampingi sampai ke sakit yang membawa maut dan sebahagian lagi hanya sampai ke tepi liang kubur. Setelah itu kesemuanya pulang dan meninggalkan terbaring seorang diri. Tak seorang jua pun yang turut masuk ke kubur dan menghiburnya di dalamnya. Yang demikian tak kudapati selain amal yang soleh. Sebab itu maka kuambil ia menjadi kekasihku, supaya kelak ia menjadi pelita di dalam kuburku, menghiburkan dan tidak meninggalkan aku seorang diri.

MENcARi KEbAHaGiaAN aBaDi

Di mana? Di sisi Allah...
Firman Allah, maksudnya : "Di tempat yang sungguh bahagia, di sisi Tuhan Yang Maha Menguasai segala-galanya, lagi Yang Berkuasa melakukan sekehendak-Nya." (Surah Al-Qamar 54:55)

Bagaimana? Dengan Mengutamakan Akhirat...
Firman Allah, maksudnya : "Mereka itulah orang-orang yang membeli (mengutamakan) kehidupan dunia (dan kesenangannya) dengan (meninggalkan perintah-perintah Allah yang membawa kebahagiaan dalam kehidupan) akhirat; maka tidak akan diringankan azab seksa mereka (pada hari kiamat) dan mereka pula tidak akan diberikan pertolongan." (Surah al-Baqarah :86)

Dengan Sabar dan Taqwa
Firman Allah, maksudnya: "Oleh itu bersabarlah, sesungguhnya kesudahan yang baik (yang membawa kejayaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat) adalah bagi orang-orang yang bertaqwa." (Surah Hud:49)

Untuk Siapa? yang beriman dan beramal soleh...
Firman Allah, maksudnya: "Orang yang beriman dan beramal soleh, beroleh kebahagiaan yang amat menggembirakan dan tempat kembali sebaik-baiknya." (Surah al-Ra'd 13:29)

Yang Beroleh hidayah...
Firman Allah, maksudnya: "Dan sesiapa yang diberi hidayah petunjuk oleh Allah maka dialah yang sebenar-benarnya berjaya mencapai kebahagiaan." (Surah al-Isra' 17:97) 

ALLAH mAHa PENgamPUn

Katakanlah (wahai Muhammad): "Wahai hamba-hambaKu yang telah melampaui batas terhadap diri mereka sendiri (dengan perbuatan-perbuatan maksiat), janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah, kerana sesungguhnya Allah mengampunkan segala dosa; sesungguhnya Dia lah jua Yang Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani. (Az-Zumar : 53)

PERjaLANaN hIDuP maNUSia

Menurut Al Qur’an : Dari Allah kembali kepada Allah ( Al Baqarah  2: 156 ).
Sesungguhnya tujuan hidup kita di dunia adalah untuk
 mendapatkan keridhoan Allah, melalui ujian kesabaran
 dan keikhlasan, bukan sekedar mengharapkan surga.
Surga bukan tujuan para sufi.  Surga bukan tujuan para pencari sejati.
  Karena di surga tidak ada Allah.  Di surga tidak ada apa-apa, kecuali kesenangan fisik.

Demi Masa : Manusia senantiasa merugi (Al Asr 103:1-3).
  Merugi bila kita tidak memiliki dan tidak mengerti tujuan hidup.
  Karena kita semua akan  mengalami proses penuaan dan akhirny
a mati, kembali kepada Allah.

Beberapa periode kehidupan manusia
  1. DI ALAM KETUHANAN
  2. DI ALAM RUH
  3. DI DALAM RAHIM IBU
  4. DI ALAM DUNIA
  5. KEMBALI KEHADIRAT ALLAH

DI ALAM KETUHANAN
Tuhan ada, DIA berdiri dengan sendirinya
, tidak ada apa – apa di sisi-Nya
, tidak serupa apapun, Kemudian Dia ciptakan makhluk : 
“ Aku adalah perbendaharaan yang tersembunyi, oleh sebab cinta maka
 Aku ciptakan makhluk ( Nur Muhammad ) agar dia mengenal akan Aku “. (Hadist Qudsi)
Bahan dasarnya dari Dzat Ilahiah sendiri,
 melalui kuasa dan kehendak-Nya Dia berkata :
 “ Kun Fayakun – Jadilah maka jadi”
Dari Nur Muhammad  inilah jagad raya dengan 
segala isinya berasal, disebutnya :  Teori Pancaran Tuhan ( Emanasi )
Teori Big BangTeori Panteisme atauTeori Neo Platonisme
 Semua teori ini dianggap berasal dari teori Monisme Hindu.
Beberapa Firman Allah :
1.      Al Insan : 76 : 1
“ Bukankah telah datang atas manusia suatu waktu
 dari masa, sedang Dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang bisa disebut”.
  1. Al Maryam 19 : 9
“ Aku menciptakan engkau sebelumnya ketika engkau belum apa – apa”.

Hadist Rosululloh
  1. Aku berasal dari cahaya Allah, seluruh alam semesta berasal dari cahaya- Ku
  2. Aku adalah bapak dari segala ruh dan Adam bapak dari segala jasad.
Dengan demikian berarti: ruh diciptakan sebelum jasad diciptakan.

DI ALAM RUH
Ketika masih di alam ruh, Tuhan memberikan 
pengetahuan melalui Firmannya sebagai berikut 
: Tidak Aku Ciptakan Jin dan manusia melainkan aga
r mereka menyembah- KU ( Dzariyat Adz 51 : 56 )
kemudian Tuhan berfirman;
“ Bukankah aku Tuhanmu”
Para Ruh menjawab
“ Benar kami bersaksi”. ( Al a’raff 7 : 172 )
Ayat ini sebagai penjelasan bahwa;
§  Ruh bisa berkomunikasi dengan Allah
§  Syahadat awal.

DI DALAM RAHIM IBU

Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dar
  1. i setetes mani yang bercampur , Kami hendak mengujinya
  2.  karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat  
  3. (Al Insan: 76 : 2).
  4. Kami menunjukinya jalan yang lurus  ( Al Insan 76 : 3 )
  5. Dia mengetahui ( keadaan ) kamu ketika Dia ciptakan kamu 
  6. dari tanah dan ketika kamu masih didalam perut ibumu
  7. , karena itu janganlah kamu merasa dirimu suci.  Dia mengetahui siapa yang takwa
( An Najm 53:32 )
    1. Dia menciptakan kamu dalam perut ibumu setingkat demi setingkat dalam tiga selubung kegelapan ( Ektoderm – Mesoderm – Endoderm ). (Az Zumar 39:6).
    2. Dia beri kamu pendengaran, penglihatan dan hati agar kamu bersyukur kepada – NYA ( An Nahl 16 : 78 ).
    3. Allah yang menciptakan pendengaran, penglihatan dan hati namun sedikit saja kamu bersyukur ( Al Mu’minun 23 : 78 ).
    4. Bila kamu bersyukur pasti Kami akan menambah ( Nikmat ) kepadamu, bila kamu ingkar maka adzab KU sangat pedih ( Ibrahim 14 : 17 )
    5. Pendengaran, penglihatan dan hati masing – masing akan diminta pertanggungjawaban ( Al Isra 17 : 36 ).
    6. Bukan matanya yang buta tapi hatinya yang ada didalam dada
( Al Hajj 22 : 46 )
    1. Setelah aku sempurnakan kejadiannya aku hembuskan ruh KU kepadanya ( Al Hijr 15 : 29 Ash Shad 38 : 72 )
    2. Ruh masuk kedalam jasmani sambil membawa amanah ( agama ) karena manusia Zholim dan bodoh ( Al Ahzab 33 : 72 )
Namun tidak dikatakan amanahnya ( agamanya ) apa.  Manusia diberi kebebasan memilih walaupun Tuhan telah memberi petunjuk.
Setelah di dunia amanah tersebut dilalaikan, oleh karena itu manusia   disebut insan yang artinya lalai.

                       
DI ALAM DUNIA
Manusia dilahirkan ke dunia, dalam keadaan fitrah,
 suci bersih seperti kertas, putih yang belum di coret – coret.
  Setelah akil balig pendidikan dan lingkungan akan mewarnai kehidupannya.

  1. Al Hajj 22  : 5
Kami tetapkan dalam rahim apa yang
 Kami kehendaki sampai waktu yang sudah
 ditentukan,  kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi kemudian
 sampai dewasa ada yang diwafatkan, ada yang dipanjangkan umurnya.
  1. Al Imran 3 : 28
Ini (Al qur’an) adalah penerangan
 bagi seluruh manusia, petunjuk serta pelajaran bagi mereka yang taqwa
  1. An Nahl 16 : 43
Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai 
pengetahuan jika kamu tidak mengetahuinya.
  1. Al Isra 17  : 70
Sesungguhnya telah Kami muliakan anak – anak Adam………
Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.

Perjalanan hidup manusia di dunia bagaikan mata air jernih menjadi sungai yang berliku – liku, dicemari sampah – sampah kehidupan, kena polusi duniawi, airnya jadi kotor dan busuk, namun lautan selalu menerima air kotor – busuk yang kembali kepadanya. Air kotor itu dibersihkan diangkat derajatnya jadi awan, bening lagi jadi air hujan dan bermanfaat lagi.  Demikian juga Allah lautan ampunan, lautan kasih sayang akan menerima siapa saja yang kembali kepada – Nya.Tuhan akan mengangkat manusia dari keterpurukan bagi yang bertawakal dan bertakwa kepada-Nya.

  1. Az Zumar 39 : 53
Janganlah kamu berputus asa atas Rahmat Allah yang akan mengampuni segala dosa, sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang

  1. An Nisaa 4 : 48
Allah tidak mengampuni dosa syirik, tetapi Dia mengampuni dosa-dosa selain itu

Kemudian manusia yang kembali ke jalan Allah berdoa sebagaimana Adam memohon ampunan Allah

  1. Al Araf 7 : 23
Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri dan jika engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami niscaya pastilah kami termasuk orang – orang yang merugi
“ Robbana zolamna anfusana wa ilam tagfirlana wa tarhamna lanakunana minal khosirin “.
  1. Al Imran 3 : 173
Cukup Allah menjadi pelindung
“ Hasbunallah wa ni mal wakil “
  1. Al Anfal 8 : 40
Dialah sebaik – baiknya pelindung dan penolong
“ Ni mal maula wa ni mannasir “.

Setiap Ruh yang berada dialam jasmani merasa terbelenggu dan ingin kembali ke sumber asalnya oleh karena itu setiap manusia memiliki naluri untuk mencari dan mengenal Allah sekalipun dia seorang penjahat.
Mencari Allah tidak mudah, harus melalui ujian-ujian.

Allah berfirman:
  • Apakah cukup engkau menyatakan dirimu beriman sebelum aku mengujimu . ( Al Ankabut 29 : 2 )
Selanjutnya akan selalu ada masalah di dalam kehidupan manusia sebagai ujian dari Tuhan, baik kehidupan yang lapang ataupun kehidupan yang sempit.


MASALAH KEHIDUPAN
  • Tuhan memberikan ujian beraneka ragam
(Al Baqarah 2 : 155-156-157)
1.      Sesungguhnya akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan dan berikanlah berita gembira bagi orang-orang yang sabar.
2.      Yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan : inalillahi wa inna ilaihi rojiun.
3.      Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan,  mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.
  • Ujian kebaikan atau keburukan ( Al Anbiya 21 : 35 ).
  • Semua nikmat yang kamu peroleh itu datangnya dari Allah, dan musibah yang menimpa kamu itu adalah dari diri kamu sendiri (An Nissa 4 : 79).
  • HADITS : Jangan menyalahkan orang lain, introspeksi.

PEMECAHAN MASALAH-PEMBERDAYAAN DIRI
  • Manusia memohon jalan yang lurus ( Al Fatihah 1 : 6 )
  • Inilah jalan yang lurus menuju kepada –Ku ( Al Hijr 15 : 49 )
  • Jangan ikuti jalan – jalan lain sehingga kamu bercerai- berai
( Al An’am 6 : 153 )
  • Inilah jalanku, aku mengajak kamu kepada Allah dengan penglihatan yang nyata ( Yusuf 12 : 108 ).
  • Barang siapa yang berserah diri kepada Allah sedang dia berbuat kebajikkan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tidak bersedih hati ( Al Baqarah 2 : 112 )
  • Ingatlah kepada-Ku niscaya Akupun akan ingat kepadamu, besyukurlah kepada-Ku dan jangan mengingkari-Ku ( Al Baqarah 2 : 152 ) 
  • Hai orang-orang yang beriman mintalah pertolongan ( kepada Allah ) dengan sabar dan sholat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar
( Al Baqarah 2 : 153 ).
  • Dirikan sholat, tunaikan zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk
 ( Al Baqarah 2 : 43 ).
  • Dan ingatlah Ketika Kami berikan kepada Musa Al Kitab ( Turat ) dan keterangan yang membedakan antara yang benar dan yang salah agar kamu mendapati petunjuk ( Al Baqarah 2 : 53 ).
  • Hanya milik Allah Asma ul Husna maka mohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asma ul Husna itu ( Al A’raf 7 : 180 ).
  • Sebutlah ( nama ) Tuhan-mu dalam hatimu ( Al A’raf 7 : 205 ).
  • Sesungguhnya orang – orang yang beriman apabila disebut nama Allah akan bergetar hatinya dan apabila dibacakan ayat – ayat – Nya akan bertambah iman mereka dan kepada Tuhannya mereka bertawakal.
(Al Anfal 8 : 2 )
  • Merinding karenanya kulit orang – orang yang takut kepada Tuhan-nya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka diwaktu mengingat Allah (Az Zumar 39 : 23 ).
  • Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Rahman kepada mereka, maka mereka menyungkur, bersujud dan menangis ( Maryam 19 : 58 ).
  • Masalah Penyakit
Ø  As Syuara 26 : 80
Bila aku sakit Allah akan menyembuhkan aku
Ø  Al Isra 17 : 82
Dan kami turunkan dari Al qur’an suatu yang menjadi penawar ( Obat ) dan rahmat bagi orang – orang yang beriman.


Ø  Yunus 10 : 57
Hai manusia sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit – penyakit didalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang – orang yang beriman.
Ø  Al Isra 17 : 80 – 82
Ya Tuhanku masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah aku dengan cara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisimu kekuasaan yang bisa menolong.
Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap sesungguhnya yang batil adalah sesuatu yang pasti lenyap.
Dan kami turunkan dari Al qur’an suatu yang menjadi penawar ( Obat ) dan rahmatbagi orang – orang yang beriman.

Bila kita tetap berpegang pada tali Allah, tetap bertawakal kepada Allah serta selalu memohon ampunan dan pertolongan Allah dengan sabar dan ikhlas, sholat dan dzikir maka pasti kita akan lulus ujian dan mendapatkan bonus yang luar biasa.


HASIL AKHIRNYA
           
1.      Al Ahzab 33 : 41- 43
Berzikirlah kepada Allah sebanyak – banyaknya, dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang, Dia akan mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya yang terang
2.      An Nur 24 : 35
Cahaya diatas cahaya. Allah akan membimbing dengan cahaya-Nya (kepada Cahayanya) bagi siapa yang Dia kehendaki.
3.      At Tagabun 64 : 11
                 Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya.
4.      Al Qaaf 50 : 20
Aku buka tabir yang menutupi matamu, maka pandangan matamu       akan menjadi tajam
5.      Al Zumuah 62 : 10
Carilah karunia Allah berzikirlah sebanyak – banyaknya agar kamu    sukses.
6.      At Tholak 65 : 2-3-4-5
Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan jalan keluardan memberinya rizki dari arah yang tidak diduga, dan  niscaya Allah akanmemberikan kecukupan  dimudahkan segala urusan … dihapus semua kesalahannya  dan diberinya pahala yang berlipat ganda …
7.      Muhammad 47 : 7
Hai orang – orang yang beriman, jika kamu menolong ( Agama ) Allah niscaya Dia akan menolong dan meneguhkan kedudukanmu
8.      Ar-Rad 13 : 28
                 Dengan berdzikir hati akan menjadi tenang dan tentram


KEMBALI KEPADA ALLAH

  1. An Nur 24 : 24
lidah tangan dan kaki mereka menjadi saksi terhadap apa yang mereka kerjakan.
  1. Yaasiin 36 : 65
Berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan
  1. Al Isra 17 : 36
Pendengaran, penglihatan dan hati masing – masing akan dimintai tanggung jawabnya.
  1. Al Isra 17 : 14
Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab terhadapmu.
  1. Al Araf 7 : 126
Ya Tuhan kami limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan muslim ( berserah diri )
  1. Yusuf 12 : 101
Wafatkan aku dalam keadaan muslim ( berserah diri ) dan gabungkanlah aku dengan orang – orang yang saleh.
  1. An Nisa  4 : 174
Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang-benderang.
  1. Al Maidah 5 : 15
Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah dan kitab yang menerangkan.


SEBAGAI BONUS DARI ALLAH :

  1. Al Fajr 89 : 27-30.
Wahai jiwa yang tenang kembalilah kepada Tuhanmu dengan puas dan diridhoinya, masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku, masuklah kedalam surga-Ku.
  1. Yaassiin 36 : 58.
Salamun Qaulammirobirrohim

  1. AL Furqon 25 : 75
Mereka itulah orang-orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya.
  1. Al Furqon 25 : 76
Mereka kekal di dalamnya. Surga itu sebaik-baiknya tempat menetap dan tempat kediaman.     


SeBAgAI penDOMan Kita bErSamA

فَخَرَجَ عَلَى قَوْمِهِ مِنَ الْمِحْرَابِ فَأَوْحَى إِلَيْهِمْ أَن سَبِّحُوا بُكْرَةً وَعَشِيّاً 
Maka dia pun keluar mendapatkan kaumnya dari Mihrab (tempat sembahyangnya), lalu ia memberi isyarat kepada mereka: "Hendaklah kamu bertasbih (mengerjakan ibadat kepada Allah) pagi dan petang".
Surah Maryam ayat 11